Showing posts with label A Story About Feelings And Life. Show all posts
Showing posts with label A Story About Feelings And Life. Show all posts
Friday, 7 November 2014
Friday, 5 September 2014
Ada Cerita di Suatu Pagi
Ada cerita di suatu pagi
Tentang denting jemari
Dan hembusan angin
yang memenjarakan rindu
Mengikat tepiannya pada gerigi atap
Lekat, meski didera hujan
Cerita di suatu pagi
Melafalkan makna kulit
di atas kulit
Berkisar di pelataran rutuk
yang menganak sungai
Gemericik sunyi, menyingkap letih
yang tersembunyi
Di suatu pagi
Berkisah langit pada rumpun nimbus
Berkisah terang mentari pada Icarus
Berkisah rumput pada janji-janji lampus
Suatu pagi
Hangat menjelma jadi emas
Siluet menjelma jadi berlian
Insan menjelma jadi arang
Pagi
Saat semua pungguk, pesakitan,
tersembuhkan
Lalu kembali sekarat
5 September 2014
Tentang denting jemari
Dan hembusan angin
yang memenjarakan rindu
Mengikat tepiannya pada gerigi atap
Lekat, meski didera hujan
Cerita di suatu pagi
Melafalkan makna kulit
di atas kulit
Berkisar di pelataran rutuk
yang menganak sungai
Gemericik sunyi, menyingkap letih
yang tersembunyi
Di suatu pagi
Berkisah langit pada rumpun nimbus
Berkisah terang mentari pada Icarus
Berkisah rumput pada janji-janji lampus
Suatu pagi
Hangat menjelma jadi emas
Siluet menjelma jadi berlian
Insan menjelma jadi arang
Pagi
Saat semua pungguk, pesakitan,
tersembuhkan
Lalu kembali sekarat
5 September 2014
| Siluet menjelma jadi berlian |
Saturday, 30 August 2014
15 Questions Tumblr Challenge (2)
If you could have been told one thing that you weren’t told when you were a teenager, what would you like to have heard?
I'm still a teenager though.
Sometimes I wish someone would call me beautiful, someone who weren't my parents. However I think it is stupid and kind of creepy but really relatable for most teenage girls so that's it.
Most of the time I'd like people to tell me that I matter. Not just for social manner and sweet revelation, but because they really do think and feel that I matter. This.
And the last, I want to be told anything people feel about me, good or bad, and how I affect them and how they want to react around me, to create any impression in my presence for certain reaction, or whether it was worth it to do so for me. Whether or not I make them feel.
I'm still a teenager though, so who knows.
Sunday, 18 May 2014
Kinder Back Then
I never expect such a beautiful turning in just less than two weeks. I thought we're going to separate holding grudges and hate.
Though I did hope I'd be wrong, and now I know I'm wrong. Mostly.
They'll stick in my memories. Forever.
Though I did hope I'd be wrong, and now I know I'm wrong. Mostly.
They'll stick in my memories. Forever.
Looking back now
I only wish I had been kinder
...
I would say that I'm sorry if it would do any good
But to never regret means you have to forget
and I don't think that I could
- (The Weepies - Please Speak Well of Me)
Saturday, 14 December 2013
Memilih Tinggal
Ditinggalkan bukan pilihan? Siapa bilang?
Ketika orang lain memutuskan untuk pergi, lalu kamu memilih untuk tinggal, itu namanya bukan ditinggalkan. Tapi bertahan.
Ketika orang lain memutuskan untuk pergi dan kamu tetap tinggal dan kamu berpikir bahwa kamu tak punya kuasa sama sekali atas keadaanmu, maka kamu memilih untuk menjadi yang ditinggalkan.
Memilih untuk ditinggalkan.
Sunday, 10 November 2013
"Promise"
And meet me there, bundles of flowers,
We wait through the hours of cold
Winter shall howl at the walls,
Tearing down doors of time.
Shelter as we go...
And promise me this:
You’ll wait for me only,
Scared of the lonely arms.
Surface, far below these words
And maybe, just maybe I’ll come home
Who am I, darling to you?
Who am I?
Gonna tell you stories of mine
Who am I?
Who am I, darling for you?
Who am I?
Gonna be a burden in time, lonely
Who am I, to you?
Who am I, darling for you?
Who am I?
Going to be a burden
Who am I, darling to you?
Who am I?
I come alone here
I come alone here
Promise
Ben Howard, 2011
Every Kingdom
Saturday, 12 January 2013
Nggak Peka, Harus Peka
Hey.
Mau cerita nih.
Bentar lagi ujian kan? Nilai harus dipersiapin mateng-mateng kan? Kudu mantep kan?
Semua hal di atas adalah masalah. T-R-O-U-B-L-E (itu capek banget nulisnya-,-) terutama buat angkatan under pressure kayak angkatan 2013-nya SMP saya. SMP yang dari pagi sampe malem nggak tidur, dan dari malem sampe pagi nggak tidur juga. Dan kayaknya dengan cara itu SMP ini bisa menempati yah kalo enggak peringkat 1 DIY ya peringkat 2.
Angkatan yang mau lulus tahun ini under pressure. Iya. Angkatan yang dibilang paling nggak peka. Angkatan yang dibilang nggak pernah menghargai perjuangan guru-gurunya. Angkatan troublemaker. Angkatan yang bisa jadi terkutuk karena tahun lulusnya itu. Angkatan yang nggak peka.
Bukan mau kita memang, tapi kalo dibilang nggak peka, mau nggak mau saya harus setuju. "Liat deh, liat nilaimu," itu yang saya bilang ke diri sendiri selama ini. Dan well, itu membantu semangat belajar, percaya atau nggak percaya. Saya berharap aja semoga hasilnya besok pas TPM Sleman bisa mecah rekor nilai saya selama ini. Ini NGAREP loh.
Kalian bisa liat dari paragraf di atas, saya mencoba untuk peka. Mencoba peduli. Kalo kata Bu Nia, "Prihatin dulu, untuk dua bulan ke depan." I couldn't help but to agree with that. At least, saya udah ada niat. Buat peka, belajar, ngangkat rata-rata sekolah, bikin semua guru nggak nyesel berangkat pagi pulang malem. Bikin mereka bangga :')
Yang sayangnya, niat itu baru dateng setelah angka NEM TPM terakhir merosot. Jauuuuuhh. Jangan ditanya, abis liat saya langsung ke kamar mandi, nangis. Haha. Iya. Nangis dengan alasan terkonyol di dunia. Nilai jelek karena enggak belajar. Karena enggak tau besoknya ujian.
Tapi seenggaknya belum terlambat. Untungnya. Setidaknya niat itu sudah punya akar tunggang, bukan serabut lagi. Pengennya sih selanjutnya akarnya ditambah akar napas, akar tunjang, akar gantung, geragih, tunas, .. (malah ngelawak-_-)
Saturday, 21 July 2012
Sambungannya Galauan 'New Post'
Ass. Wr. Wb
Malem temen-temen! Masih semangat kan? Semangat dong. Kan bulan puasa gitu ya, secara.
Masih inget nggak posting saya yang judulnya Galauan 'New Post'? Yang tak post beberapa hari yang lalu. Yang ada lagu Didi Kempot-nya. Yang temanya Random itu lho, masa nggak inget ta?
Ih ni anak maksa. Kita semua punya urusan lebih penting buat diinget --"
Yaudahlah kalo nggak inget. Nih link-nya.
Hehe, makasih Erika :D
Hemm -___-
Nah, sudah sudah.. Sekarang saatnya tak lanjutin yang galauan kemaren itu.
Jadi, sebenernya kemaren tu mau ngomongin dilema para blogger kalo lagi pengen nge-post.
Kadang tu ya, para blogger (ya nggak tau sih ya blogger lain, nek saya yang awam ini sih ngerasanya gini) tuh kalo lagi mau nge-post berasa males gitu. Males, tapi pengen nge-post. Pengen nge-post, tapi males. Wah berabe ini kalo kaya gini terus. Sampe Big Ben runtuh juga gak selesai-selesai.
Kita para blogger (eaaa) kan berasa punya tanggung jawab biar blog-nya teteup rame dikunjungin orang, terus kita juga ngerasa gak enak kalo nganggurin blog kita lama-lama. Kesannya kayak piyee ngono.
Tapi namanya manusia kan pasti ada rasa bosen juga. Dan namanya manusia kisaran umur saya (12-15 tahun) tuh pasti ada (baca: banyak) rasa malesnya. In fact, jaman-jaman kita ini lagi males banget kalau dihadapkan sama satu hal: Tanggung Jawab. Apalagi tanggung jawab yang ada kaitannya sama b-e-l-a-j-a-r. Pasti langsung berasa adsjkggsajhsahsjhsjdhsdgygbgsbdagsay vzxvgfsweuywedbnnsdxsgjdweir.
Nah, yang diatas itu kepanjangan, dan nggak tau salah apa bener --"
Forget it.
Itulah, temen-temen yang jadi dilema. Kadang kita males tapi pengen, pas nggak males nggak ada bahan, pas ada bahan dan nggak males malah nggak ada waktu. And that's really really sucks. I hate sucks things, as much as I hate the Bullies.
Being a blogger doesn't as easy as I expected before.
Thursday, 1 March 2012
Fashionline: Clothes Mix & Match From Looklet (By Me!)
Assalamualaikum visitors sekalian!
Well, jujur aja ya. Kali ini saya nge-post dengan amat sangat enggak nyaman banget gara-gara kakak saya, si Mbak Ditha, lagi duduk di sebelah saya, ngapalin review album One Direction buat ujian praktek Bahasa Inggrisnya. Dia udah kelas dua belas, jadi bentar lagi mau lulus SMA. Dan dia pengen banget masuk Kedokteran Internasional, jadi dia belajarnya tambah mantep dan banter akhir-akhir ini. Dan tambah serius pastinya.
TAPI YA NGGAK USAH GINI JUGA KALI!!!
Emang kenapa Er?
Itu tuh, dia ngapalinnya di akhir kalimat pasti pake kata-kata "Yay!", "Yes!", atau kalo enggak "Hore!" sambil tepuk tangan.
Namanya juga menjiwai Er. Kan mau ujian *_*
Tapi kan adeknya jadi nggak nyaman mau ngetik. Lagian dia ngapain sih belajar pake bawa-bawa guling. BAWA-BAWA GULING! Kesana kemari!
Nggak papa kali Er, membantu konsentrasi mungkin.
Tapi kan saya jadi kesodok-sodok gulingnya. -___- Udah gitu disindir gini nggak kerasa lagi. --"
Hanya ada satu cara, Er. Seperti kata Raditya Dika, nonton sinetron laga Indosiar.
Makasih ._.
Ahh, indah sekali ya. Ber-monolog itu sesuatu banget. Lucu, menggemaskan, melegakan, menyenangkan, dan merusak image kita menjadi aneh. -___-
Kayaknya monolog di setiap postingan blog saya ini udah jadi trademark deh. Alias ngomong sendiri udah jadi kebiasaan seorang Erika. ._. Miris ya?
Ngomong-ngomong soal miris, tau nggak yang lebih miris apa?
Yang lebih miris itu...
"When you have a dream but it's too late to make it real, or when you have a dream but as hard as you try to make it come true, people never believed that you can make it."
Itu terjadi pada saya selama ini, sejak tanpa perhitungan dan tanpa malu-malu saya bilang kalo saya pengen jadi designer. Kayaknya semua pada nggak ada yang dukung gitu -___- Kayaknya pada nggak percaya saya bisa. Yah, katanya saya sendiri aja nggak modis lah, kalo jadi designer itu harus ndadak njahit lah, bla bla bla.
Emang bakat tu harus tercermin pada diri kita sendiri ya? Liat tuh Einstein! Emang dia keliatan jenius gitu? Enggak kan? Dia malah kayak orang aneh -___- Tapi buktinya temuan dia tuh bermanfaat buat banyak orang.
Tapi tuh nggak ada kesempatan untuk ngebuktiinnya --" Maklumlah, duit saya aja pas-pasan. Gimana mau jadi modis coba? -___-
Oke, jadi sekarang saya ada 'sedikit' sarana pembuktian selera fashion saya, lewat Looklet.com. Mau langsung liat? Ini dia :D
Saturday, 25 February 2012
Nocle 3: Ternyata Aku Nggak Penting Ya?
Assalamualaikum Honey-Bloggers.
Semoga tidak sedang di semutin. Soalnya kalo kalian disemutin, berarti kalian palsu. Seperti madu yang juga kalau terlalu banyak di semutin berarti itu madu karbitan, kimia, buatan :O
Tapi kalian bukan karbitan, buatan, kimia, atau palsu, kan? (ragu --")
Jangan deh, jangan palsu. JANGAN SEKALI-KALI JADI ORANG PALSU, oke?
Kenapa Er?
Bahaya lho ceman, bisa mengakibatkan kanker kepercayaan diri akut, tumor tipu-menipu, dan demam kehilangan teman tinggi.
Ngeri ih. Ada obatnya nggak Er?
Obatnya ada, tapi susah banget. Bangetnya pake banget lagi. Banget yang pake banget lagi itu ditambahin banget lagi, dan terus dan terus sampe ke bulan...
Mulai deh -___-
Nah, sebenernya topik pembahasan kita kali ini agak sedikit bersinggungan dengan sifat 'palsu' ini. Walaupun judulnya, 'Ternyata Aku Nggak Penting Ya?'.
Saturday, 4 February 2012
Nocle 1: I Don't Know What To Say
You know? I’m not that kind of person who able to write those gracefully and life-changing pearl words. And not the kind of person who can write an affecting and breath-taking quotes.
Oh, yes. You already know.
But let me try some sentences that can describe my feelings right now. Maybe it’s not life-changing, breath-taking, affecting, or gracefully. It’s just dull words, I know. But just let me try.
Even thought I didn’t know how to express it so you could understand my feeling. Even thought it’s very very hard to explain that..
I like the fact he’s my schoolmate
I like the fact he’s so kind and loyal
I like the fact that he’s so cool but respect towards other
I like the fact that he’s so humble and simple
And I like the fact that he’s so unusual
As well as I like the fact that he’s unique, different, and unpredictable
Also I like the way he smile
The way he run
The way he turn around, although not to me
The way he speaks
The way he keep an eye on someone, even thought she isn’t me
Even I like the way he pretend to unnoticed me, or pretend to don’t know me
I like him, in my dreams and reality, just like a water lilies who live in both water and soil
I like in every way he is, like The Four Season of Vivaldi
I like each sentences he said to me, like trees in the winter who welcome each sprinkle of snow on their branches
I like how he treat me with that “i don’t care” attitude, like the ground who receive our footsteps in acceptance
I don’t know how to explain in other way, friend. Sorry. But I hope this is enough for you to assume that, I LIKE HIM.
Regards,
Mademoiselle Erika Witri Cahyani
Thursday, 5 January 2012
2011 Is.. Buku Setengah Segala Macam Mata Pelajaran Kehidupan
Assalamualaikum..
Wah, temen-temen Honey-Blogger, saya lagi galau nih :O
Galau kenapa?
Ternyata satu tahun itu singkat ya?
Nggak terasa tahun 2011 udah lewat aja, dan 2012 datang menggantikannya.
Nah, sebelum ngelanjutin saya mau ngucapin:
Temen-temen tau nggak kenapa saya tiba-tiba nge-post kayak gini? Pasti nggak tau kan? :O
Yaudah saya mau cerita dari awal.
Subscribe to:
Posts (Atom)